homePROFILETAGBOARD@GebrinaRahmahfollow
10November
 Karya:Gebrina Rahmah

Tepat dihari ini
Kehadiranmu terasa kembali
Saat semua yang bernyawa
Mengenangmu kembali

Saat ku mengenang bagaimana perjuanganmu
Air mata ini tak sanggup menahan
Hati ini tak sanggup merasa
Mulut ini terasa bungkam untuk berkata


Sejuta kerinduan tersirat
Rasa ingin tahu yang begitu besar
Ingin ku melihat kehadiranmu
Kehadiran yang di cita-cita kan semua manusia

Saat ku terlahir
Ku sangat bersyukur
Bisa hidup di jaman
Meredeka ini

Begitu ku sesalkan
Saat manusia haram jaddah
Tak menghiraukan perjuanganmu
Pahlawanku

Selamat berbahagia
Dialam yang semestinya telah kau temukan
Surga yang sebenarnya telah kau dapatkan
Ku yakin akan ada masa dimana kita dipertemukan

Disatu alam yang memang tlah Tuhan janjikan
Mengenang,Dan terus melanjutkan perjuanganmu
Itu janji-janji kami
Kami penerusmu

Pahlawanku..
Takkan ku biarkan
Tanah rencong kita
Jatuh ketangan manusia itu

Akan terus ku lanjutkan
Semua yang telah kau perjuangkan dulu
Akan ku jaga apa yang tlah kau ciptakan
Sampai kemerdekaan kami rasakan

Terimakasih Pahlawanku
Karena mu kami dapat hidup
Hidup tentram dan aman

Selamat tanggal 10November
Semoga kau senang dialam sana
jasa-jasamu kan terus ku kenang

POSTED BY Unknown ON Senin, 10 November 2014 @ 06.24
Cinta Segitiga



Karya:Gebrina Rahmah

Percintaan?
Yaitu yang disukai remaja-remaja tanggung, yang usianya sedang beranjak dewasa.
Beginilah ceritanya...

Dulu ku hanya mengenal mainan,tapi saat iniku telah sangat jauh mengenal kata-kata itu,sampai akhirnya aku menemukan kau dan dia. 

Panggil saja aku Indah,aku seorang pelajar SMA sekarang. Mereka mengenalku sebagai seorang siswi teladan,canti,dan periang.

Dua minggu lalu ada seorang sisa baru yang masuk ke sekolahku,ia sangat tampan dan disukai oleh banyak siswi. Namanya Reja. Perhatian siswi semakin memuncak saat Reja menjadi salah satu anggota time basket.

Pada saat sekolah mengadakan pertandingan basket, kebetulan Indah menjadi anggota chillidersnya,dari situlah kisah cinta Reja dan Indah terjadi. Ternyata mereka sudah lama saling menyukai hingga akhirnya Reja menyatakan cinta kepada Indah.

"Ndah.. Sebenarnya, aku sudah lama menyukaimu" Begitulah kata Reja 
Indah yang tersipu malu tidak terlalu menghiraukan kata-kata Reja,awalnya. Tapi saat wajah Reja tampak sangat serius, Indah pun menjawab
"Apakah kau serius dengan ucapanmu?"
"Aku sangat serius,mau gak kamu jadi pacarku?"Pinta Reja.
(Indah tersenyum) "Iya,aku mau"

Cinta pun mulai terajut diantara keduanya. Hari demi hari berlalu layaknya perajut cinta lainnya,senang,sedih,berantam,baikan, mereka lalui bersama. Sifat keduanya kian hari kian terlihat,sifat Reja yang cuek,dan kurang perhatian, sedangkan sifat Indah yang egois,suka marah tidak jelas yang menunjukkan ia ingin diperhatikan.

Sekarang hari-hari mereka dipenuhi dengan kesalahpahaman,saling acuh tak acuh. Hingga akhirnya keduanya lelah dam memilih untuk mengakhiri hubungan mereka. Sebenarnya keduanya saling cinta tetapi sifat mereka yang membuat semua menjadi seperti ini.

Tak lama setelah berpisah dengan Reja, Indah pun menemukan pujaan hatinya yang baru,awalnya Indah hanya ingin membuat Reja cemburu, karena menurutnya dengan melakukan hal ini ia bisa mengetahui seberapa besar cinta Reja kepadanya.

Sepulang sekolah Reja menghampiri Indah.
"Selamat ya Ndah.." kata Reja
"Oh,iya. Makasih" Dengan muka judesnya dan sok jual mahal yang ia perlihatkan karena Reja menghampirinya. Padahal sebenarnya, ia sangat senang karena ternyata rencananya berhasil.

Apa daya, seperti perempuan lainnya,Indah juga tidak bisa melawan hati yang ternyata ia juga sudah jatuh cinta kepada pria yang awalnya hanya dijadikan pelarian. Panggil saja pria itu dengan nama Iqbal. Karea perhatian Iqbal lah semuanya berubah. Perhatian yang tidak pernah Indah dapakan dari Reja.

Kini hati Indah mulai bimbang, karena sekarang dihatinya telah ada dua lelaki yang sifatnya sangat jauh berbeda. Dan yang pastinya, keduanya sanagt Indah cintai.

Saat Indah mulai ingin melupakan Reja, Reja pun hadir dengan perhatian yang selama ini tidak pernah diberikan.

Posisi Indah sangat rumit saat itu, ia harus memilih salah satu dari mereka. Membingungkan bukan saat kita dipaksa harus memilih hal yang sebenarnya keduanya ingin kita dapatkan?Begitulah Indah saat itu.

Pada akhirnya, Indah pun kembalipada pilihan pertamanya, karena menurut Indah cintanya lebih besar kepada Reja dibandingkan Iqbal lakilaki yang baru dikenalnya.

Saat itu hubungan mereka pun berjalan harmonis, tampa ada selisih paham lagi. indah sangan senang dengan perubahan yang ditunjukkan Reja, begitu juga sebaliknya.

Begitulah kisah cinta Reja dan Indah saat memakai seragam putih abu.

Selesai^_^
POSTED BY Unknown ON Jumat, 07 November 2014 @ 09.50
PUISI Tanah Rencong Merdeka
Iseng aja sih puisi ini, kebetulan dikasih tugas sama guru Bahasa Indonesia di sekolah untuk menguat puisi hehe...


Goresan Pena : Gebrina Rahmah

Saat mentari menyinari bumi
Tak ku sadari ternyata hari kemerdekaan itu datang lagi
Saat ku kenang perjuangan pahlawan
Ternyata sudah 69 tahun bumi ini merdeka

Tanah rencongku merdeka...
Begitulah jeritan seluruh rakyat
Benderaku berkibar...
Begitulah sorakan semua manusia

Pahlawanku...
Terimakasih atas semua jasamu
Karenamu kami bisa menghirup udara kedamaian
Karenamu semua dapat merasakan kebahagiaan

Trimakasih kau telah mendamaikan,
Tanah Rencong ini
Merdeka...Merdeka...

POSTED BY Unknown @ 05.10
Besarnya Kasih Sayang Ibu
Cerita ini pernah aku publikasikan di majalah cakrawala siswa 1bulan yang lalu, dan alhamdulillah diterbitkan bagi yang belum baca bisa baca sekarang;;) Semoga setelah kalian baca, kalian bisa lebih menghormati dan menyayangi kedua orang tua, terutama IBU

Karya:Gebrina Rahmah
Intro..


Malam telah hilang pagi pun tiba. Di sebuah desa hidup seorang ibu bernama Isna yang usianya kira-kira sudah setengah abad dengan ketiga anak yang harus ia besarkan tanpa seorang suami yang tidak hidup bersama mereka lagi, karena keadaan mengharuskan mereka harus berpisah. Sehari-hari ia membesarkan ketiga anaknya dengan penuh kesabaran, dimana ketiga anak tersebut memiliki watak yang berbeda-beda. Pekerjaan ibu Isna tidak tetap, kadang ia bekerja sebagai tukang cuci keliling, melakukan apa saja yang disuruh orang, bahkan ia rela bekerja sebagai pengangkat pasir dan batu di sungai, pekerjaan yang harusnya dilakukan oleh laki-laki rela ia lakukan demi sesuap nasi dan demi kebahagiaan ketiga anaknya.

Pada suatu ketika, ibu Isna ingin pergi ke sungai untuk mencuci setumpuk ambal yang diberikan salah seorang warga kampung. Ia harus membawa tumpukan ambal itu dengan gerobak dorong karena banyak, waktu yang ia butuhkan untuk menuju sungai kurang lebih 10 menit,yang sangat menyedihkan, dan tentunya yang sanagat buk Isna kecewakan, saat ia harus menyadari bahwa tiada satu dari tiga orang anaknya yang membantu pekerjaannya. Mereka malah tidur dengan pulas tanpa ada rasa iba melihat ibunya sendiri melakukan pekerjaan yang amat melelahkan itu.

Malam tiba, waktu dimana ibu Isna bisa merebahkan tubuhnya sejenak,perlahan-lahan ia memijat-mijat kaki dan tangannya untuk mengurangi beban yang ia pikul. Hampir saja ia memejamkan mata, tiba-tiba anak perempuannya datang dan berteriak,
"Ibu....Ibuuu, bangun aku mau pergi, mana duitnyaa?"(dengan nada kasar)
Bu Isna pun membalas panggilan sang anak.
"Ibu tidak punya uang nak, hari ini ibu hanya mencuci ambal dan belum lagi di antar kerumah yang punya, jadi upahnya belum diberikan"(dengan wajah yang lelah)
Mendengar jawaban ibunya, anak itu pun langsung marah dan membanting pintu, lalu beranjak pergi ntah kemana.

Keesokan harinya, ada salah satu warga yang meminta ibu Isna untuk menci pakaiannya, yang terbilang cukup banyak,tanpa memikir panjang bu Isna pun langsung menerima pekerjaan itu walaupun upahnya tak seberapa, tetapi bu Isna tetap mensyukuri rezeki yang di berika Allah SWT. Seperti biasanya, bu Isna mengangkut baju itu dengan gerobaknya lalu mendorongnya sedikit demi sedikit. Setelah sampai kesungai bu Isna langsung mencuci pakaian-pakaian itu, dengan tangan yang terlihat sangat lelah dan terasa sangat pegal. Disaat sedang menyuci, bu Isna menemukan amplop coklat yang berisi uang yang jumlahnya terbilang banyak, melihat amplop itu bu Isna langsung menyimpannya dengan niat akan mengembalikannya setelah selesai mencuci semua cucian itu.

Setelah selesai bu Isna langsung pulang dan menjemur pakaian tersebut, anak kedua bu Isna datang menghampirinya, tak lain tujuannya hanya untuk meminta uang, belum lagi bertatapan muka dengan bu Isna, ternyata sang anak tak sengaja menoleh ke arah gerobak, ternyata bu Isna lupa memindahkan amplop itu ke tempat yang aman. Langsung dengan sigap dan cepat anaknya mengambil amplop yang berisi uang itu. Setelah mengambil anak itu langsung pergi meninggalkan ibunya yang tadi ingin ia mintakan uang. Setelah selesai menjemur semua kain, bu Isna langsung menuju gerobaknya dan melihat amplop itu telah hilang, ketakutan muncul didalam hati bu Isna, dengan pasrah bu Isna langsung menuju rumah pemilik pakaian itu dan menceritakan apa yang telah terjadi.

Bu Isna terbatah-batah ketakutan disaat tengah menceritakan, setelah selesai menceritakan semuanya ternyata pemilik amplop itu marah dan meminta bu Isna untuk menggantikan uangnya, lalu Bu Isna berkata
"maaf Bu, bagaimana bisa saya mengantikan uang itu, seperti yang ibu tau untuk mencari sesuap nasi saja saja harus bekerja keras"(dengan air mata yang menetes)
"Saya tidak perduli dan saya tidak mau tau, jika kamu tidak bisa menggantikan uang itu, kamu akna saya laporkan ke polisi"(Saut ibu itu dengan nada kasar)
Air mata Bu Isna pun tak tertahan, iya menangis. Tetapi ibu pemilik amplop tidak menghiraukan., dan dengan tidak ada rasa iba bu Isna langsusng ditarik dan dibawa ke kantor polisi. Setelah sampai ibu itu langsung menceritakan apa yang terjadi kepada polisi, dan menuduh bu Isna telah mencuri amplop miliknya.

Dengan tidak sengaja bu Isna menceritkan apa yang dikatakan oleh hatinya, dan ia berkata
"Maafkan saya pak, saya kurang biosa mendidik dan memberikan apa yang anak-anak saya butuhkan, sampai akhirnya saat melihat amplop itu, anak saya harus mengambilnya"(tetap menangis)
"Jadi yang mengambil uang itu adalah anak ibu?" tanya polisi " Dimana anak ibu sekarang kami harus menangkapnya karena dia terbukti telah mencuri uang itu" lanju polisi itu

"Jangan pak jangan.. jangan anak saya, biar saya saja yang menganggung semuanya, jangan anak saya pak"(bu Isna bersujud dihadapan polisi itu)

Pihak polisi pun mengabulkan permintaan Bu Isna, langsung hari itu juga Bu Isna dimasukkan sel dengan hukuman 3tahun penjara.

Sedangkan situasi rumah Bu Isna, penuh dengan remaja-remaja yang tampak sedang senang-senang, dengan duit yang baru ia curi. Setelah pesta itu selesai, anak Bu Isna kebingungan kenapa ibunya sampai sekarang belum poulang juga, padahal sudah tengah malam. Salah satu warga tiba-tiba datang kerumah bu Isna
tok ..tok "Assalamualaikum" 
Mendengar suara itu salah satu anak Bu Isna langsung menuju pintu dan membukanya
"Ada apa? Gak ada kerjaan banget gedor pintu rumah orang tengah malam gini"(dengan suara lantang)
Tidak menghiraukan perkataan anak itu, salah satu warga itupun menceritakan kejadian yang telah menimpa Bu Isna, ibu mereka.
 Setelah mengetahui semuanya, mereka menangis dan menyesal telah memperlakukan ibunya layak seekor binatang, yang hanya mereka butuhkan saat ingin meminta uang, Tidak bisa berbuat apa-apa mereka hanya dudk termenung menanti kapan ibu mereka pulai.

Selesai^_^

#jadi buat temen2, sayangilah ibu kalian, jangan sampai memperlakukan beliau dengan seenaknya. karena harus kita tau, tanpa ibu kita bukan siapa2 di dunia ini, dan tanpa doa beliau sampai kapan pun hidup kita tidak akan bahagia, sadar dan minta maaflah atas apa yang selama ini telah kita buat



POSTED BY Unknown @ 04.57
MySelf





 Assalamualaikum..

Hi friends, i want to introduce my self. My name is Gebrina Rahmah. But my friends call me Gebi. Yes Gebi is nickname. Aku lahir ditanggal  19 july 1998, skrg usiaku 16th, aku tinggal di Kota Banda Aceh, tepatnya di Kampung.AteukPahlawan, Aku sengaja buat blog ini untuk berbagi pengalaman, karena hobiku menulis, khususnya menulis cerita baik itu tentang cerita pribadiku maupun cerita yang tidakada kebenarannya. Jadi bisa bilang blog ini adalah sebuah blog diary juga, itu aja semoga kalian suka dengan blog ini dan jangan lupa follow dan koment cerita-ceritaku. See you, thanks:))

Salam hangat,
     Gebi
POSTED BY Unknown ON Rabu, 05 November 2014 @ 04.43
all rights reserved desiree 2012